Jangan Hanya di Jadikan Hiasan

sejenak mari kita merenung..sesibuk apa diri kita hari ini dan apa saja yang kita lakukan. Apakah kita melakukan pekerjaan kita terus menerus atau sudah melakukan rehat walaupun sejenak saja. Seberapa jauh kita mengenal kita, seberapa jauh kita memperhatikan diri kita bahkan seberapa jauh kita memikirkan dunia akhirat kita yang nantinya kita akan kekal di dalamnya. 2 jam, 1 jam, 30 menit, 15 menit, 5 menit, 30 detik atau 1 detik kita mengingat Rabb pencipta diri kita dan alam yang kita huni dan mengingat akhirat nanti? Continue reading

Buah Cinta (1)

RINDU BERTEMU ALLAH
Faktor yang membawa rasa rindu adalah cinta, sehingga ada yang mengatakan “karena cintaku padanya, tumbuhlah rindu; karena mencintainya, ingin sekali aku bersua dengannya.”

Cinta adalah benih di hati, sedang rindu adalah salah satu buahnya. Posisi rindu dalam cinta sama dengan posisi lari dari kemarahan dan kebencian. Karena bila benci sesuatu, hati akan pergi menjauh. Bila cinta sesuatu, hati akan berlari menghampiri. Inilah gerak hati menuju Kekasih-nya. Karena kuatnya hubungan rindu dan cinta, satu sama lain saling menggantikan dan melengkapi. Continue reading

Kupinang Engkau Dengan Al-Qur’an [renungan hati]

Pada jaman Rasulullah S.a.w proses pernikahan yang terjadi terkesan begitu mudah dan sederhana tanpa harus menunggu kemapanan dunia terlebih dahulu. Salah satu contohnya adalah ketika suatu saat Rasulullah S.a.w sedang duduk-duduk bersama para sahabatnya, datanglah seorang wanita menghadap beliau lalu berkata. “Wahai Rasulullah, sesungguhnya kedatangan saya ini tidak lain adalah untuk menghibahkan  diriku kepadamu”.

Continue reading