layaknya bintang Sang Pemimpi


beberapa hari pasca Islamic Book Fair telah berlalu. Namun masih ada kerinduan di saat kebersaman di antara 3 orang personil EMBUN bOm² sendiri, Ahmed dan Bang Jack. Sejak tanggal 5/2 kami sudah bersiap-siap untuk berjualan. mulai dari merekap buku sampai memberi harga buat setiap buku. Dan sejak itulah kami mengakrabkan diri dengan sebuah gedung. Ya.. Gedung Aula Skodam, Jl. Tugu Malang.walaupun awal pembukaan kami terbilang telat. Tapi Alhamdulillah.. setelah di buka lapak Sygma Examedia Arkanleema pengunjung ada saja yang mampir dan datang untuk membeli buku² dari lapak kami. Dari buku bacaan untuk anak-anak, buku remaja, buku kepanduan keislaman sampai Al-Qur’an.

Hari-hari terus berlalu. layaknya bintang “Sang Pemimpi” setiap hari kami kerja dari pagi hingga malam hari. Pantaslah,kalau kami bisa di katakan layaknya bintang “Sang Pemimpi” karena setiap malam menjelang dan lapak sudah di tutup. Kami memulai untuk menghitung-hitung duit yang kami peroleh, mimpi untuk memiliki uang yang banyak.. Bolehlah memilih siapa si “Ikal” siapa si “Aray” dan yang pasti..bOm² lah si“Jimbron” itu..

Setiap malam Ahmed dan Bang Jack selalu menikmati kasur kardus yang tersedia di lapak. mereka tidur disana dengan lelap berselimutkan dinginnya malam kota Malang lalu bOm²? bOm² bela-belain untuk bisa kembali ke kost. Pulang di tengah malam untuk bisa ke kost hanya sekedar untuk Online..Monkey Emoticons

pada hari ke 5 (8/2) mau tidak mau bOm² harus tidur disana menikmati kasur kardus bersama 2 orang lainnya. Dan rasanya unik juga..hihihi..😆 walaupun di tengahnya terdapat kabel listrik besar, tapi tak apalah..harus menutup mata ini untuk bersiap berjualan kembali di keesokan harinya.

hari-hari menjaga lapak begitu seru sekali. mencatat buku yang terjual, menjawab pertanyaan² dari pengunjung tentang harga² buku. Sampai ada yang nanya jual lagu yang kami putar di lapak. Karena lapak kami full nasyid, sehingga pengunjungnya begitu tertarik. Jadi, “Beli buku Gratis Nasyid” hihii..

Dan tibalah hari akhir. Hari dimana kami harus mengembalikan buku-buku milik `Sygma Examedia Arkanleema` ke kantornya. Kami bekerja begitu sibuk, merekap kembali buku yang tersisa. menghitung pemasukan dan buku apa saja yang telah terjual di catat kembali. Sangat sibuk karena harus mengejar waktu.Monkey Icon sampai tengah malam di tanggal 10 seluruh pekerjaan packing telah selesai. begitu lelahnya, tetapi bOm² harus segera ke MOG untuk membantu KUBS (Keluarga Unik Bahagia Sejahtera) menyiapkan stand Rumah Bermain Kak Dea.

Dan inilah, beberapa photo ketika di 7th Islamic Book Fair kemarin:

Qur'an (AnNur)

Buku-Buku di Stand

Buku anak-anak

Bang Jack Lagi Serius

Ahmed di Meja Kasir

dan inilah.. Senjata Ampuh kami yang mencatat transaksi jual beli di lapak..

Nota Senjata Kami

kami para 3 pemuda layaknya “Sang Pemimpi” mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman yang berkenan mengunjungi lapak kami terlebih membeli beberapa buku dari lapak kami. Jazakumullah khayran kastira..

8 comments on “layaknya bintang Sang Pemimpi

  1. zlich says:

    keren tuch, sang pemimpi.
    yang menjadi pertanyaan, mimpinya udah tercapai belum?

  2. Mbah Jiwo says:

    mantab…setelah dapat uang banyak nikah2…

  3. Faye says:

    eeeh… jadi ada Book Fair lagi ya? kayaknya pas saya masih pulang ya, padahal kan lumayan =))

  4. hellgalicious says:

    waaah saya blom pernah dateng ke acara gituan

  5. sudahkah mimpi itu tercapai Mas?
    kita hidup memang hrs punya mimpi, utk memberikan motivasi,
    semoga sukses ya MAs.
    salam.

Comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s