Memperbanyak Kebaikan


Salah satu kewajiban hamba beriman adalah melakukan aneka macam kebaikan dalam bentuk apa pun, di manapun, dan kapan pun. Pendek kata, setiap waktu bagi orang beriman adalah ladang untuk berbuat kebaikan.

Itulah yang Allah SWT firmankan kepada para nabi-Nya, antara lain, kepada Nabi Ibrahim, Ishak, dan Yakub. ”Sesungguhnya Kami telah menjadikan mereka (Ibrahim, Ishak, dan Yakub) sebagai para pemimpin. Mereka memberikan petunjuk kepada umat-umat mereka berdasarkan perintah Kami. Dan, Kami wahyukan kepada mereka untuk berbuat kebaikan, menegakkan shalat, dan menunaikan zakat. Hanya kepada Kami mereka menyembah.” (Al-Anbiya’: 73).

Rasulullah SAW menyatakan, ”Setiap perbuatan baik adalah sedekah.” (HR Bukhari).

Dalam hadis yang lain, Rasulullah SAW menjelaskan lebih detail bentuk-bentuk perbuatan baik orang beriman yang bernilai sedekah. Kata beliau, ”Setiap orang Muslim diharuskan bersedekah.”

Para sahabat bertanya, ”Bagaimanakah jika ia tidak menemukan sesuatu untuk dijadikan sedekah?”

Rasulullah SAW menjawab, ”Jika demikian, maka segala pekerjaan yang ia lakukan dengan tangannya sendiri dan hasilnya bermanfaat baginya, maka itu bernilai sedekah.”

Para sahabat bertanya lagi, ”Lalu, bagaimanakah jika ia tidak mampu bekerja atau ia tidak melakukan sesuatu?”

Rasulullah SAW kembali menjawab, ”Pertolongannya kepada saudaranya yang sedang tertimpa musibah, itulah sedekah.”

Para sahabat masih bertanya lagi, ”Bagaimanakah jika ia tidak melakukannya pula?”

Untuk kesekian kalinya Rasulullah SAW menjawab, ”Anjuran yang ia lakukan kepada orang lain untuk berbuat kebaikan, itulah sedekah.”

Untuk terakhir kalinya, para sahabat bertanya, ”Jika itu pun tidak ia lakukan?”

Dengan sabar, Rasulullah SAW menjelaskan, ”Ia mengambil sesuatu yang mengganggu perjalanan orang dari jalanan, maka itulah sedekah.” (HR Bukhari).

Di hadis yang lain disebutkan bahwa mengucapkan kata-kata yang baik dan bermanfaat kepada orang lain juga bernilai sedekah. Apalagi sampai melakukannya. Kata Rasulullah SAW, ”Takutlah kalian dengan siksa api neraka, dengan jalan sedekah walau sebesar satu buah kurma. Jika tidak kalian temukan, maka perkataan yang baik adalah sedekah.” (HR Bukhari).

Kebaikan yang dilakukan dengan tulus ikhlas semata-mata mengharap ridha Allah SWT, pasti akan selalu dibalas kebaikan pula oleh Allah SWT. ”Siapa yang berbuat kebaikan, walaupun sebesar dzarrah, maka pasti akan menuai balasannya yang setimpal.” (Al-Zalzalah: 7).

Dengan demikian, kebaikan adalah investasi beharga untuk setiap orang beriman di akhirat kelak. Allah SWT memerintahkan segenap kaum beriman untuk berlomba-lomba memperbanyak berbuat kebaikan. ”Berlomba-lombalah kalian dalam berbuat kebaikan, karena di manapun kalian berada Allah pasti akan mengumpulkan kalian semua.” (Al-Baqarah: 148). Wallahu a’lam.

One comment on “Memperbanyak Kebaikan

  1. cipstuff says:

    karena berbagi tak pernah rugi *isbn mode on*

Comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s